Minggu, 08 November 2020

Perbedaan Tinggal Di Kota Dan Di Pinggiran Kota

 


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

 

Pertama ijinkan saya untuk memperkenalkan kota tempat saya tinggal sekarang. Saya tinggal di kota Pontianak.Pontianak adalah kota yang terletak di garis khatulistiwa, tepatnya di 00 02'24”Lintang Utara - 005'37”Lintang Selatan dan 10916'25 Bujur Timur - 10923'04 Bujur Timur. Tinggal dikota sangat berbeda dengan tinggal di pinggiran kota. Tinggal di kota agak berpolusi. Sedangkan tinggal di pinggiran kota sedikit polusi. Saya sudah tinggal di Pontianak sejak tahun 2013, atau sekitar 7 tahun yang lalu. Namun polusi di kota Pontianak ini tidak terlalu pekat karena kota sebelumnya tempat tinggal saya yaitu Jakarta. Keluar dari gang rumah, saya sudah bertemu dengan pasar. Banyak kendaraan yang di gunakan dengan kota yang memiliki populasi terpadat di Indonesia. Di kota Jakarta juga berbeda dengan kota sebelumnya yaitu di Banjarmasin, yang mana tinggal agak kepinggir kota. Dipagi hari saya sudah dapat menikmati udara segar dari pepohonan. Tinggal di kota terdapat kelebihan dan kekurangannya. Kelebihannya mudah mengakses sesuatu seperti tempat wisata, barang-barang, sinyal, dan lain-lain. Sedangkan kekurangannya adalah semakin padat populasi perkotaan dan sedikitnya pepohonan maka semakin besar tingkat polusinya. Menurut saya pribadi, saya lebih menyukai tinggal di Pontianak karena ketika ingin pulang kampung, bisa melewati jalur darat yaitu tepatnya melewati jembatan tayan, sampit, palangkaranya. Kelebihan dari tinggal di pinggiran kota antara lain dapat menghirup udara segar pagi hari dan dapat menikmati pemandangan indah. Namun memiliki kekurangan antara lain factor sinyal dan harga barang biasanya agak mahal. Sejujurnya saya sudah sedikit bosan tinggal di perkotaan karena saya ingin merasakan feel menikmati keindahan alam, kecuali pergi ke kota yang belum pernah saya singgahi, itu mungkin butuh beberapa minggu untuk merasakan daerah, apakah nyaman bagi pendatang baru?, orang sejitar ramah apa tidak?. Namun saya tetap ingin tinggal di pinggiran desa ataupun pedesaan, terlebih lagi di pegunungan. Jika tinggal di pegunungan, maka saya akan sangat menikmati hawa pegunungan yang jarang saya rasakan.

Mungkin hanya sedikit itu dari saya dan maaf atas ketidak jelasan dalam pengetikan karena yang mengetik adalah manusia dan manusia pernah berbuat salah, sekali lagi saya meminta maaf sebesar-besarnya atas segala kesalahan

 

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar